Oktober 25, 2023

Tugas Akhir Pembatik 2023

Level Akhir

"Menguatkan Ekosistem Digital Pendidikan dengan Berkarya dan Berbagi untuk Wujudkan Merdeka Belajar"


Sahabat, simak suka senang perjalanan saya dalam mengikuti PembaTIK di beranda Facebook semoga sedikit bisa memberikan gambaran apa saja yang harus dilakukan dan bagaimana prosesnya.

Sahabat, saat ini kami sudah berada di Level 4, level akhir yang menjadi penentuan untuk masuk 5 besar yang nantinya 5 besar tersebut akan diseleksi untuk menjadi Duta PembaTIK Provinsi.

Banyak keuntungan yang didapat dari PembaTIK ini. Selain semakin menambah jaring pertemanan, yang paling utama tentu saja ilmunya. Di PembaTIK, kita berinteraksi dengan rekan-rekan yang sama-sama belajar dan banyak ilmu yang bisa kita dapatkan asalkan kita mau belajar dengan bersungguh-sungguh. Banyak hal baru terkait digitalisasi yang selama ini hanya saya simak. Contohnya blog ini. Saya mulai belajar membuat blog pada 2014 lalu tetapi vakum. Dan sekarang, saya mulai menekuninya lagi setelah bergabung di PembaTIK Level 4. Membuat vlog, media pembelajaran interaktif, game edukatif, AI, VR, , Asemblr Edu , dan masih banyak lagi. 

Saya selalu kagum melihat rekan-rekan saya yang telah berkarya banyak dan memiliki pengetahuan lebih tentang pemanfaatan sumber belajar digital. Saya yang baru bergabung merasa sangat jauh tertinggal. Benar saja kata pepatah, semakin kita belajar semakin kita tidak tahu apa-apa. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan niat dan langkah saya untuk terus belajar dan menempah diri agar bisa memberi yang terbaik untuk pendidikan di Indonesia.

Kegiatan Berbagi dan Berkolaborasi ini tidak akan bisa tanpa bantuan dan dukungan dari para atasan dan rekan-rekan guru. Untuk itu, perlu dilakukan koordinasi agar tidak terjadi miskonsepsi. Kegiatan berbagi dan berkolaborasi bisa dilakukan dengan siapa saja, tidak terkhusus pada guru karena majunya suatu pendidikan tidak ditentukan oleh satu guru saja melainkan peran dari semua pihak.

Inovasi saya berjudul PEMANTIG yang merupakan akronim dari Penerapan Model Pembelajaran Bermain Peran Berbantukan Sumber Belajar Digital. Saya berharap inovasi saya dapat memantik semangat rekan-rekan guru untuk terus berinovasi meski dalam hal-hal yang kecil demi mewujudkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi siswa. Saya memilih PEMANTIG berangkat dari SITUASI di mana orang tua siswa mengeluh anak-anak mereka lebih banyak menghabiskan waktu dengan handphone dan mereka lebih senang bermain dibanding belajar. TANTANGAN yang saya hadapi dalam menerapkan PEMANTIG ini adalah tidak semua siswa memiliki handphone dan beberapa siswa meskipun memiliki handphone tetapi mereka tidak memiliki kuota internet. Selama ini mereka hanya bermain handphone dengan memanfaatkan wifi dari beberapa toko besar yang ada di desa kalotok. Saya mencoba mengomunikasikan hal tersebut dengan orang tua juga kepala sekolah terkait pemanfaatan orbit untuk keperluan pembelajaran. Kepala sekolah bersedia memfasilitasi dengan menyediakan orbit untuk dimanfaatkan siswa. Sebagian siswa yang memiliki kuota internet tidak menggunakan jaringan orbit tersebut. Masalah terpecahkan, kami pun mulai merancang kegiatan pembelajaran yang memanfaatkan sumber belajar digital. Saya dan para siswa berAKSI dengan mulai menerapkan PEMANTIG dalam pembelajaran. Untuk menghindari fokus siswa terganggu dengan kehadiran handphone maka benda pipih tersebut dikumpul terlebih dahulu dan akan dibagi pada saat akan dimanfaatkan. Langkah pertama adalah melakukan persiapan media dan bahan belajar seperti gambar-gambar makhluk hidup dalam ekosistem sawah, menciptakan lagu yang terkait dengan materi, serta alat-alat yang diperlukan seperti topi peran dan tali. Langkah selanjutnya adalah mencari informasi terkait ekosistem baik melalui buku yang ada di pojok baca kelas, tayangan Video Pengantar Pembelajaran, maupun melalui pengamatan langsung di kebun sekolah. Siswa dipetakan berdasarkan minat mereka. Ini adalah diferensiasi konten. Kemudian siswa menceritakan informasi yang mereka dapatkan. Selanjutnya, guru memberikan penjelasan peran yang telah dipilih masing-masing siswa. Setelah itu siswa melakukan simulasi makan dan dimakan pada ekosistem sawah. Langkah selanjutnya adalah refleksi melalui pembuatan diorama jaring-jaring makanan. Kemudian evaluasi berbantukan quizizz dilakukan untuk mengonfirmasi pemahaman siswa tekait materi yang dipelajari. Terakhir siswa melakukan refleksi kegiatan pembelajaran melalui mentimeter. Untuk lebih memperdalam pemahamannya, siswa ditugaskan untuk melakukan wawancara pada masyarakat di lingkungan tempat tinggal mereka baik secara berkelompok maupun individu. Metode wawancaranya bebas, boleh menggunakan vlog, audio, maupun tulisan sesuai dengan minat dan kemampuan siswa. HASILnya siswa lebih bersemangat dalam pembelajaran terutama ketika berkaitan dengan pemanfaatan teknologi digital. Mereka bahkan meminta tugas rumah quizizz dengan alasan agar lebih terlatih lagi :D

Selengkapnya dapat dilihat pada tayangan VLOG UTAMA PRAKTIK BAIK PEMANTIG

Di bawah ini beberapa vlog perjalanan saya selama melakukan TABARO (Touring Aksi Berbagi dan Berkolaborasi) secara luring di beberapa tempat yang ada di Luwu Utara. 

Langkah pertama saya tentunya berbagi di sekolah tempat saya bertugas.

TABARO PART 3 SARAMBUALLA 



TABARO PART 7 KKG BAEBUNTA 

TABARO PART 8 KKG SABSEL 

Daftar Hadir UPT SDN 004 KALOTOK 

Daftar Hadir TABARO SARAMBUALLA 

Daftar Hadir TABARO KKKUPT 

Daftar Hadir TABARO KKG BAEBUNTA 

Daftar Hadir TABARO KKG SABBANG SELATAN 

Sedangkan secara daring yaitu melalui kegiatan Webinar di Komunitas Sahabat Pembatik di Platform Merdeka Mengajar (PMM). Sssssttt, sekedar bocoran, Sahabat. Ini untuk pertama kalinya saya menjadi pembicara di kegiatan Webinar daring. hihihi... Nervous? Pastinya, tapi saya tidak mau menjadi orang yang gagal karena takut mencoba hal baru. Dalam webinar yang bertajuk Webinar MASAMBA (Memaksimalkan Pemanfaatan Akun Belajar.id) ini saya bersama dua Sahabat Teknologi 2023 dari Luwu Utara yaitu Pak Kaharman dan Pak Hasbar menjadi pembicara sedangkan Ibu Haryanti menjadi moderator. Beliau juga merupakan Sahabat Teknologi 2023. Kami berempat sama-sama lolos ke PembaTIK Level 4 dan sedang berjuang bersama untuk menyelesaikan tagihan pada level ini.


Berikut link kegiatan Webinar MASAMBA yang berlangsung pada hari Kamis, 19 Oktober 2023 pukul 20:00-21:45 Wita.

 Daftar Hadir WEBINAR

Dari kegiatan ini, saya lebih memahami tentang makna berbagi dan berkolaborasi yang sebenarnya. Makna berbagi dan berkolaborasi dalam Kurikulum Merdeka memiliki beberapa aspek penting diantaranya :
  1. Berbagi sumber daya
  2. Berkolaborasi antar guru
  3. Kolaborasi antar sekolah
  4. Partisipasi siswa
  5. Melibatkan masyarakat
Melalui kegiatan berbagi dan berkolaborasi, akan tercipta lingkungan pendidikan yang lebih inklusif, relevan, dan berfokus pada kebutuhan individu dan masyarakat. Hal ini dapat membantu meningkatkan mutu pendidikan dan mempersiapkan siswa dengan lebih baik untuk menghadapi tantangan masa depan.

2 komentar:

  1. Kegiatan berbagi yang sangat menginsprasi. Dari perjalan yang penulis paparkan jelas tergambar keseruan, sehingga saya merasa tergerak untuk ikut dalam kegiatan ini. Semangat belajar & berbagi, bu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Persiapkan diri untuk ikut PembaTIK tahun berikut. Jaga terus semangatnya. Salam

      Hapus